Puluhan Perwakilan Warga Karangmalang Gelar Aksi Damai di Polres Situbondo, Minta Perlindungan atas Konflik Tambak dan Dugaan Intimidasi

Wartanet.cloud Situbondo, Sabtu (30/5/2026) – Puluhan warga Dusun Karangmalang Utara, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, menggelar aksi damai dengan mendatangi Mapolres Situbondo pada Sabtu pagi (30/5/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk ikhtiar masyarakat dalam mencari perlindungan hukum, kepastian hukum, serta rasa aman di tengah konflik tambak yang telah berlangsung cukup lama dan dugaan intimidasi yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.

Puluhan warga yang hadir terdiri dari para ibu rumah tangga, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah perwakilan warga yang mewakili masyarakat Karangmalang secara keseluruhan. Dengan menggunakan lima unit mobil dan beberapa sepeda motor, rombongan warga datang secara tertib dan damai dengan didampingi langsung oleh Ketua Umum LSM SITI JENAR, Eko Febrianto.

Kedatangan mereka bukan untuk melakukan tekanan ataupun tindakan yang melanggar hukum. Sebaliknya, masyarakat memilih menempuh jalur konstitusional dengan mendatangi institusi kepolisian untuk menyampaikan aspirasi dan meminta perlindungan dari negara atas persoalan yang mereka hadapi.

Konflik yang menjadi latar belakang aksi damai tersebut berkaitan dengan lahan tambak yang selama puluhan tahun menjadi sumber penghidupan masyarakat Karangmalang. Warga mengaku telah mengelola kawasan tersebut secara turun-temurun dan menjadikannya sebagai penopang utama ekonomi keluarga.

Namun dalam perkembangannya, kawasan yang selama ini dikelola masyarakat tersebut dikaitkan dengan empat Hak Guna Usaha (HGU). Kondisi itu memunculkan ketidakpastian yang hingga kini masih dirasakan masyarakat, terutama terkait masa depan lahan yang menjadi sumber penghidupan mereka.

Bagi warga Karangmalang, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut status lahan semata. Di balik sengketa yang berlangsung terdapat nasib banyak keluarga yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan tambak. Bahkan sebagian masyarakat menyebut bahwa mereka telah tinggal dan mencari nafkah di kawasan tersebut sejak tiga generasi.

Baca Juga:  Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Kapolres Aceh Tengah Gelar Anjangsana dan Beri Tali Asih

Situasi semakin memprihatinkan setelah muncul dugaan intimidasi yang menurut pengakuan warga menimbulkan trauma dan rasa takut di tengah masyarakat. Berdasarkan keterangan yang disampaikan sejumlah warga, terdapat peristiwa yang diduga melibatkan Direktur PT Budidaya Tampora.

Dalam peristiwa tersebut, warga mengaku yang bersangkutan diduga memperlihatkan senjata api sambil mengeluarkan ucapan yang dianggap tidak pantas. Tidak lama setelah kejadian itu, warga juga mengaku mendengar tiga kali suara letusan yang diduga berasal dari tembakan senjata api.

Peristiwa tersebut kemudian memunculkan keresahan yang cukup luas. Sejumlah warga mengaku mengalami ketakutan dan trauma, terutama karena kejadian tersebut terjadi di tengah konflik yang sedang berlangsung. Kondisi itu membuat sebagian masyarakat merasa tidak lagi nyaman dan aman menjalankan aktivitas sehari-hari.

Atas dasar itulah masyarakat memutuskan untuk mendatangi Polres Situbondo. Dengan membawa surat aduan yang berisi berbagai keluhan dan harapan, warga meminta aparat penegak hukum memberikan perlindungan serta menindaklanjuti laporan yang telah mereka sampaikan sebelumnya.

Ketua Umum LSM SITI JENAR, Eko Febrianto, mengatakan bahwa langkah yang dilakukan masyarakat merupakan bentuk kepercayaan terhadap proses hukum dan institusi negara.

Menurutnya, warga Karangmalang memilih memperjuangkan hak-haknya melalui jalur hukum karena ingin persoalan yang terjadi diselesaikan secara adil, terbuka, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kehadiran masyarakat hari ini merupakan aksi damai. Mereka datang dengan tertib, terdiri dari ibu-ibu, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga Karangmalang yang mewakili masyarakat secara keseluruhan. Tujuan mereka jelas, yakni meminta perlindungan hukum dan mencari kepastian hukum atas berbagai persoalan yang sedang mereka hadapi,” ujar Eko.

Ia menegaskan bahwa LSM SITI JENAR akan terus mendampingi dan mengawal perjuangan masyarakat hingga seluruh laporan yang telah disampaikan memperoleh kejelasan dan penanganan sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga:  DAK Situbondo Terancam Hangus, Aktivis Sore ini Gruduk DPRD Soroti Daya Serap Rendah

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan masyarakat diterima dan berdialog langsung dengan jajaran Polres Situbondo yang dihadiri oleh Kasat Intelkam, KBO Satreskrim, serta KBO Polres Situbondo. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan kondusif.

Dialog tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang mereka alami, termasuk sengketa lahan tambak, keresahan sosial yang muncul di tengah masyarakat, serta dugaan intimidasi yang mereka laporkan.

Sebelumnya, LSM SITI JENAR juga telah menyampaikan surat pemberitahuan resmi kepada Kapolres Situbondo terkait rencana kedatangan puluhan perwakilan masyarakat tersebut. Dalam surat bernomor 004/Laporan/SJN/2026 tertanggal 29 Mei 2026, dijelaskan bahwa kedatangan masyarakat bertujuan untuk menanyakan perkembangan laporan yang telah disampaikan sebelumnya sekaligus memberikan penjelasan tambahan terkait dugaan intimidasi terhadap masyarakat yang diduga dilakukan oleh PT Budidaya Tampora.

Melalui aksi damai tersebut, masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat memberikan perhatian serius terhadap laporan yang telah mereka sampaikan. Warga juga berharap dilakukan penelusuran secara objektif terhadap seluruh fakta yang muncul dalam laporan, termasuk dugaan intimidasi dan dugaan penyalahgunaan senjata api yang menjadi sumber ketakutan masyarakat.

Lebih jauh, masyarakat Karangmalang berharap konflik tambak yang selama ini berlangsung dapat memperoleh penyelesaian yang memberikan kepastian hukum bagi semua pihak. Mereka ingin dapat kembali menjalani kehidupan dengan tenang, bekerja tanpa rasa takut, serta mempertahankan sumber penghidupan yang selama ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Karangmalang selama puluhan tahun.

Keterangan fhoto: Didampingi langsung Ketua Umum LSM SITI JENAR Dan Naik 5 Mobil Serta Sejumlah Motor, Puluhan Perwakilan Warga Karangmalang Gelar Aksi Damai di Polres Situbondo

Aksi damai yang dilakukan di Mapolres Situbondo tersebut menjadi gambaran bahwa masyarakat masih menaruh harapan besar kepada institusi negara dan aparat penegak hukum untuk menghadirkan rasa keadilan, perlindungan, dan kepastian hukum bagi warga yang sedang memperjuangkan hak-haknya melalui jalur yang sah dan bermartabat.

Baca Juga:  Pergantian Kapolres Situbondo Disambut Hangat, LSM dan Media Titip Harapan Supremasi Hukum

(Red/Tim-Biro Siti Jenar Group Multimedia)