Berita  

Verifikasi Lapangan Berbasis Ilmiah Perhutani KPH Bondowoso Perkuat Validitas Aset Hutan

Wartanet.cloud Bondowoso Selasa 13 Januari 2026:  Perum Perhutani KPH Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pengelolaan hutan melalui pelaksanaan verifikasi lapangan yang dilakukan secara sistematis, profesional, dan berbasis pendekatan ilmiah. Kegiatan ini menjadi instrumen penting dalam menyelaraskan data perencanaan yang dimiliki perusahaan dengan kondisi aktual di lapangan, sehingga kebijakan pengelolaan sumber daya hutan dapat disusun secara tepat dan terukur.

Verifikasi lapangan tersebut memiliki peran strategis dalam memastikan keakuratan data aset perusahaan, khususnya aset biologis dan sarana prasarana kehutanan. Melalui proses ini, Perhutani KPH Bondowoso berupaya menjamin bahwa setiap nilai aset yang tercatat benar-benar mencerminkan kondisi riil, baik dari aspek ekologis, ekonomi, maupun administratif, serta sesuai dengan standar pelaporan yang berlaku.

Manajemen Perhutani menegaskan bahwa kegiatan verifikasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi ilmiah dalam penguatan perencanaan sumber daya hutan. Data yang diperoleh menjadi dasar dalam penyusunan rencana pengelolaan yang lebih akurat, efektif, dan berkelanjutan. Dengan data yang valid, perusahaan dapat meminimalkan potensi ketidaksesuaian antara perencanaan dan implementasi di lapangan.

Untuk menjaga objektivitas dan kredibilitas hasil, Perhutani KPH Bondowoso menggandeng Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sebagai pihak independen dalam proses verifikasi dan penilaian. Keterlibatan KJPP memastikan bahwa seluruh tahapan dilakukan sesuai metodologi ilmiah dan standar profesional yang berlaku.

PIC KJPP, Agi Nanda Putra, menjelaskan bahwa proses verifikasi dilaksanakan melalui metode direct observation terhadap seluruh objek penilaian. “Verifikasi dilakukan secara profesional, objektif, dan berbasis metodologi ilmiah. Pendampingan dari Perhutani sangat membantu kelancaran pelaksanaan, meningkatkan akurasi data, serta memperkuat validitas ilmiah dalam proses verifikasi di lapangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sinergi yang terbangun antara tim penilai dan jajaran Perhutani KPH Bondowoso menjadi faktor penting dalam menghasilkan data yang presisi. Pendampingan tersebut memungkinkan identifikasi objek penilaian dilakukan secara detail dan menyeluruh, sehingga hasil verifikasi benar-benar menggambarkan kondisi faktual di lapangan.

Baca Juga:  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Bondowoso berharap pengelolaan aset biologis dan sarana prasarana perusahaan dapat semakin optimal dan akuntabel. Hasil verifikasi diharapkan mendukung penyusunan laporan yang sesuai dengan standar International Financial Reporting Standards (IFRS) dan Standar Nasional Indonesia (SNI), sekaligus meningkatkan transparansi serta kepercayaan para pemangku kepentingan.

Keterangan fhoto: Perhutani KPH Bondowoso Dukung Verifikasi Aset Biologis dan Pengecekan Sarpras oleh KJPP

Lebih jauh, verifikasi lapangan ini menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam menerapkan prinsip pengelolaan hutan berkelanjutan (sustainable forest management). Dengan perencanaan yang berbasis data ilmiah dan kondisi nyata di lapangan, Perhutani optimistis dapat meningkatkan kinerja perusahaan tanpa mengabaikan keberlanjutan fungsi ekologis hutan sebagai aset lingkungan yang bernilai strategis bagi masa depan.

(Red/Tim-Biro Siti Jenar Group Bondowoso Jatim)