Komandan Puspomal Serukan Penguatan Integritas dan Ketahanan Moral Prajurit: Profesional di Tugas, Bijaksana dalam Hidup

 

 

Jakarta — Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal) memberikan penekanan tegas kepada seluruh jajaran prajurit Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) mengenai pentingnya menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai dasar keprajuritan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Dalam arahannya, Komandan Puspomal menekankan bahwa prajurit Pomal tidak hanya dituntut profesional dalam tugas dan tanggung jawab militer, tetapi juga harus menjadi sosok panutan dalam menjaga nama baik TNI Angkatan Laut. Profesionalisme, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui pengamalan nilai-nilai luhur Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI yang menjadi pondasi moral dan etika bagi setiap prajurit.

“Setiap langkah, ucapan, dan tindakan kita sebagai prajurit harus mencerminkan kehormatan TNI Angkatan Laut. Integritas bukan hanya slogan, tapi harus menjadi napas dalam keseharian kita,” tegas Komandan Puspomal dalam penekanan resminya, Rabu (…).

Ia juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga netralitas, khususnya di tengah derasnya arus informasi di era digital dan media sosial yang berkembang pesat. Menurutnya, prajurit harus cerdas, bijaksana, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menyesatkan atau merusak tatanan disiplin militer.

“Media sosial bisa menjadi alat informasi, tapi juga bisa menjadi senjata yang menghancurkan moral. Tetap waspada dan netral, jangan sampai kita terjebak dalam provokasi yang tidak bertanggung jawab,” lanjutnya.

Tak hanya soal profesionalisme, Komandan Puspomal juga menyoroti tantangan non-militer yang kini turut memengaruhi ketahanan pribadi prajurit, seperti gaya hidup konsumtif dan pengelolaan keuangan yang tidak bijak. Ia mengajak seluruh prajurit untuk menerapkan pola hidup sederhana dan bersyukur, serta tidak terjerumus pada gaya hidup mewah yang di luar batas kemampuan.

Baca Juga:  Ketua Umum LSM SITI JENAR dan Beberapa Tokoh Dan Pengusaha Salurkan Santunan ke Keluarga Korban Tragedi Ponpes Di Besuki

“Hidup sederhana adalah kekuatan. Jangan habiskan pendapatan untuk memenuhi gengsi. Hindari utang konsumtif dan fokuskan pada hal-hal yang benar-benar penting, seperti masa depan anak-anak dan keluarga,” pesannya.

Ia menekankan bahwa ketahanan ekonomi keluarga adalah bagian dari ketahanan prajurit secara keseluruhan. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan yang sehat, gaya hidup yang proporsional, dan kesadaran akan tanggung jawab sebagai kepala keluarga juga merupakan wujud dari integritas seorang prajurit.

Di akhir arahannya, Komandan Puspomal menyerukan agar seluruh prajurit Pomal terus mengasah kemampuan, menjaga semangat, dan mempertahankan karakter sebagai prajurit sejati — yang tidak hanya unggul dalam taktik dan strategi militer, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan kehidupan.

“Jadilah prajurit yang hebat di medan tugas dan bijaksana dalam menjalani kehidupan. Itulah jati diri sejati prajurit Pomal yang akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nama baik TNI Angkatan Laut,” tutupnya.